Kamis, 21 Juli 2016

Suara hati kaum minoritas

Terkekang dlm dunia yg sdh tdk nyaman lagi. Berlari kesana kesini dihadang oleh pasukan. Salah sedikit bisa menimbulkan citra negatif yg berlebihan. Tidak mau tau dan tidak bisa mengerti perasaan ini. Perbedaan mjd sesuatu yg disengiti. Semua harus disamaratakan oleh pihak mayoritas. Dimna harus mencari keadilan, ketika si mayoritas slalu merasa paling benar dan paling baik? Sebagian dunia dihasut, harapan pupus. Dunia semakin hari semakin hancur. Si mayoritas merasa bahagia dan merasa bangga bgt krna ini adalah masa kejayaannya. Pihak minoritas hanya mjd babu dan korban hinaan di dunianya sendiri. Mayoritas ingin melampaui minoritas di luar negeri. Mayoritas trs2an menghasut minoritas utk berpihak kpd mayoritas. Mayoritas ingin menguasai dunia dan menghancurkan kaum minoritas. Betapa buruknya kaum mayoritas, keserakahan,keinginan yg trlalu tinggi justru akan semakin menghancurkan dunia ini. 😡😡😡😭😭😭

Selasa, 12 Juli 2016

Penyesalan

Menyesal...
Hanya itu yg aku rasakan saat ini. Semua telah hilang. Kebahagiaanku,masa depanku bahkan hidupku. Apa yg aku miliki telah dirampas oleh seorg laki2 yg bermulut manis. Ku akui dia memang tulus menyayangi. Dia memang setia. Saking setianya dia tidak bisa moveon dari mntnnya. Kukira aku bisa bahagia bersamanya, ternyata dugaanku itu salah. Hidupku semakin berantakan setelah ak mencoba utk mempertahankannya. Dlm wktu setngh thn dia pcrn sama aku disisi lain trnyata dia blm bs moveon dr mntnnya. Aku tak prcya apa yg telah aku berikan kpdnya cuma dimanfaatkan sama dia. Malahan dia tdk prnh merasa bersalah/menyesalinya atas perbuatannya selama ini. Dia malah menyalahkan aku, merendahkan aku dan menganggap aku ini tdk penting. Mentang2 aku yg mempertahan dia, yg ngejer2 dia, dia bsa seenaknya prgi bgtu aja.. ngancam2 putus kalo aku melakukan kesalahan. Aku tdk habis pikir, sbnrnya salahku ke dia itu apa ? Kenapa dia bisa setega ini kepadaku? Kenapa dia senang sekali mempermainkan perasaanku? Kenapa dia lebih memilih stay sama mntnnya pdhl jls2 mantannya itu udh meninggalkannya,udh mengkhianatinya bahkan udh punya suami dan anak. Apa aku ini tdk prnh dianggap ada? Apa aku ini tdk prnh dihargai kehadirannya ? Apa aku ini cuma dianggap batu loncatan ? Jujur aku lelah dgn semua ini. Aku menyesal karena telah mempertahankan orang yg salah :'(